LOMBA PERPUSTAKAAN UMUM DESA/KELURAHAN TINGKAT DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Mengawali bulan Mei 2018, Kabupaten Gunungkidul mendapatkan kesempatan untuk penilaian Lomba Perpustakaan Desa Tingkat DIY. Rabu, 2 Mei 2018, Perpustakaan “Indika”, Desa Sambirejo, Ngawen dan Perpustakaan “Handayani”, Desa Rejosari, Semin dikunjungi oleh Tim Juri Lomba Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan Tingkat DIY. Menurut Kerangka Acuan Kerja (KAK) dari BPAD, lomba ini bertujuan untuk mewujudkan perpustakaan umum desa/kelurahan yang memenuhi standar, bermutu dan mampu memberikan pelayanan prima bagi pemustaka. Selain itu, lomba ini juga bertujuan:

1.     Meningkatkan kinerja perpustakaan umum desa/kelurahan dalam melayani dan memenuhi kebutuhan informasi bagi masyarakat pedesaan

2.    Meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan perpustakaan untuk meningkatkan keterampilan (life skill) dan inovasi kehidupannya.

3.    Menjadikan model bagi kelurahan/desa lainnya dan mengapreasiasi atas prestasi yang sudah dilakukan.

Sebagai wakil dari Kabupaten Gunungkidul, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan merekomendasikan dua perpustakaan untuk mengikuti lomba tersebut, yaitu Perpustakaan “Indika”, Desa Sambirejo, Ngawen dan Perpustakaan “Handayani”, Desa Rejosari, Semin. Kedua perpustakaan ini telah bermitra dengan Program Perpuseru Coca Cola Foundation (CCFI) dan telah melaksanakan kegiatan pelibatan masyarakat.

Tim Juri pertama kali mengunjungi Perpustakaan “Indika”, Desa Sambirejo, Ngawen. Di sana, Tim Juri terkesan dengan berbagai macam hasil impact dari kegiatan pelibatan masyarakat di perpustakaan. Selain itu, dengan memiliki gedung sendiri, Perpustakaan “Indika” memiliki nilai lebih dari yang lainnya.

Setelah selesai penilaian di Sambirejo, Tim Juri melanjutkan visitasi ke Perpustakaan “Handayani”, Rejosari, Semin. Komitmen Kepala Desa yang sangat memperhatikan pengembangan perpustakaan desa, menjadi salah satu perhatian Tim Juri. Rencana perluasan area baca perpustakaan juga ditanyakan lebih dalam oleh Tim Juri. Tim Juri di Perpustakaan “Handayani” ini juga terkesan dengan kegiatan pelibatan masyarakat yang dilaksanakan di perpustakaan desa.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunungkidul sebagai instansi Pembina, memiliki tugas pokok mendampingi dan membina perpustakaan desa di seluruh wilayah Kabupaten Gunungkidul. Setiap akhir tahun, DPK Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan evaluasi pengelolaan perpustakaan desa Tingkat Kabupaten Gunungkidul. Perpustakaan Desa yang terbaik di tingkat kabupaten inilah yang direkomendasikan untuk mengikuti Lomba Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan Tingkat DIY.

Melalui lomba dan evaluasi ini diharapkan dapat meningkatkan semangat baik Kepala Desa maupun pengelola untuk mengembangkan perpustakaan desa sehingga dapat menjadi tempat belajar masyarakat sepanjang hayat. (Pur)

 

 

berita