Peer Learning Meeting PerpuSeru 2018

36728182_2231130460246867_1979514228742029312_n
36728093_2231128820247031_7105793180984934400_n

Peer Learning Meeting (PLM) Nasional PerpuSeru sebagai ajang berbagi para pegiat perpustakaan umum di Indonesia kembali diadakan di Yogyakarta, tepatnya di Royal Ambarukmo dari tanggal 5 – 6 Juli 2018. PLM mempertemukan para pionir transformasi dalam membangun literasi untuk masyarakat yang terdiri dari 104 perpustakaan kabupaten/kota, 768 perpustakaan desa/kabupaten/TBM, dan 18 Perpustakaan provinsi se-Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk transformasi perpustakaan berkelanjutan menuju literasi untuk kesejahteraan masyarakat. Hal yang luar biasa adalah bahwa berkat Program PerpuSeru yang diinisiasi oleh Coca Cola Foundation Indonesia dan Bill and Melinda Gates Foundation sejak tahun 2011, literasi dalam hal ini perpustakaan bisa masuk ke dalam RKP Tahun 2019 oleh BAPPENAS sebagai program prioritas pertama. Literasi dipandang sebagai hal yang signifikan dalam membantu mengurangi kemiskinan seperti yang tercantum dalam SDG’s.

 

PLM Nasional 2018 diikuti salah satunya oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Gunungkidul bersama dua puluh sembilan Perpustakaan Desa Mitra PerpuSeru yang sudah berhasil mentranformasi kegiatan perpustakaan tidak sekedar sebagai tempat membaca tetapi menjadi pusat kegiatan dan belajar masyarakat berbasis inklusi untuk kesejahteraan masyarakat. Kegiatan PLM dimulai dari registrasi dan koordinasi di Hotel Sheraton, menata dan berjualan di lapak untuk menjual produk-produk hasil pembelajaran di perpustakaan (di Ambarukmo Plaza), mengikuti pleno (di Hotel Royal Ambarukmo), kelas berbagi (di Hotel Eastparc), dan gala dinner bersama artis ibukota, diantaranya Cak Lontong, Jenita Janet, Abdul dan Ari Kriting dan dihadiri oleh BAPPENAS, Perpusnas RI, Kemenkeu, Kemendagri, dan Badan Ekonomi Kreatif (BENKRAF). Bahkan sebelumnya, karena Gunungkidul dipandang sebagai mitra PerpuSeru yang sudah berhasil mentransformasi perpustakaan umum, beberapa institusi tersebut yang tergabung dalam Tim Pemantau Pelaksanaan Transformasi Layanan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dibawah koordinasi BAPPENAS datang ke DPK Kabupaten Gunungkidul dan Perpustakaan Desa Kelor, Karangmojo untuk melihat langsung dampak dari kegiatan PerpuSeru.

 

Pada kegiatan PLM ini Kabupaten Gunungkidul meraih berbagai penghargaan, diantaranya:

 

1.      Perpustakaan Daerah Terbaik

 

2.      Perpustakaan Desa Terbaik yang diraih oleh Perpustakaan Desa Gardu Pintar 2 Kepek, Wonosari dan Perpustakaan Desa Khasanah Info Bejiharjo, Karangmojo

 

3.      Pemenang Lomba Video Impact Perpustakaan yang diraih oleh Perpustakaan Desa Gardu Pintar 2 Kepek, Wonosari, dan

 

4.       Lapak Terbaik

 

36700056_2231130230246890_4726329613364494336_n
IMG-20180709-WA0171