RAPAT KOORDINASI UP DATE DATA GENDER

Jumat, 22 Maret 2019

bayusn

Berita

Dibaca: 56 kali

Isu strategis Gender di Daerah Istimewa Yogyakarta  yaitu tentang permasalahan pendidikan, kesehatan, bidang ekonomi dan kesejahteraan sosial, masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta isu gender di bidang partisipasi politik. Isu strategis Gender tersebut sangat mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indeks Pembangunan Gender (IPG), Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) sehingga perbandingan Indeks Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indeks Pembangunan Gender (IPG) masih menunjukkan margin kesenjangan tingkat capaian kinerja pembangunan.

Berbagai upaya telah dilakukan dalam rangka mempersempit kesenjangan, Salahsatunya adalah dengan melakukan penyusunan kebijakan yang  fokus dan menyentuh peningkatan kualitas perempuan sampai  ke tingkat lebih bawah  melalui langkah mewajibkan setiap kegiatan di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul  menyertakan analisa gender sebagai syarat kelengkapan untuk dapat dibahas dalam rapat penganggaran kegiatan.  Demikian yang disampaikan narasumber rapat Koordinasi Up date data Gender Bapak Arif Nasiruddin, SPSi. MA dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2)  DIY.

Rapat Koordinasi Up date Gender baru-baru ini dilaksanakan di Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak , Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa  (DP3AKB PM &D) dengan dihadiri oleh OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul  maupun Dinas Instansi vertikal yaitu Kementrian Agama, Pengadilan Agama dan Kejaksaan Negeri  Wonosari. Kegiatan rapat Koordinasi difasilltasi oleh Bidang Pemberdayaan Perempuan DP3AKB PM & D Kabupaten Gunungkidul . Dalam rapat koordinasi tersebut membahas tentang isu gender dan beberapa data yang mendukung  dalam penyusunan analisa gender, terutama kasus perceraian yang sangat tinggi, angka putus sekolah, perkawinan usia anak dan sebagainya. Dengan dimoderatori oleh Ibu Aminatun Zubaedah, ST salah satu LSM yang menangani permasalahan perempuan dan anak.     Kegiatan diskusi berlangsung dengan santai namun fokus membahas isi strategis permasalahan Gender.

Dinas Perpustakaan dan Kearispan Kabupaten Gunungkidul yang diwakili oleh Ibu Adriana Kepala Seksi Pembinaan dan Pengembangan Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunungkidul menyampaikan data Informasi Layanan Anak  (ILA) yang dapat diakses semua anak dengan aman, tanpa biaya serta ada mekanisme pengawasan konten informasi yang tidak layak anak.

Ibu Mulat Widiningsih, S.Sos Kasubbid Pemberdayaan Perempuan Bidang Pemberdayaan Perempuan DP3AKB PM dan D menyimpulkan pertemuan siang hari itu bahwa dimohon komitmen semua OPD untuk memberikan data yang dibutuhkan dalam penyusunan up date data Gender, sebagai bahan analisa data dalam proses pembangunan di Kabupaten Gunungkidul (ADR)

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas

Pencarian

Berita Gunungkidul





semua download

Download

Statistik

004103

Pengunjung Hari ini : 1
Total pengunjung : 4103
Hits hari ini : 36
Total Hits : 89900
Pengunjung Online : 1

Jajak Pendapat

Bagaimanakah tampilan website DPK?
Sangat Puas
Puas
Cukup Puas
Kurang Puas

Lihat